Belajar Banyak Hal dari setiap Serpihan Kehidupan yang Kita Lalui dan Dapatkan
Thursday, July 4, 2019
Konsep Dasar PAUD
Landasan Yuridis :
1. UU No 20/2003 (Sisdiknas)
-Definisi PAUD
-Jalur
2. UU 23/2014
- Alih Kelola, PAUD menjadi Urusan Kota/Kabupaten
3. PP/2018 (SPM
4. Perpres 60/2013 (PAUD HI) : Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif)
5 Layanan :
-Pendidikan
-Kesehatan
-Gizi
-Pengasuhan
-Perlindungan
Permendikbud 137 :
STPPA :
Ada Berapa Lingkup Perkembangan (hapalkan)
Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini
Karakteristik Anak Usia Dini
Teori Piaget :
Tahap Preoperasional
Prinsif2 Perkembangan
Gaji Guru PAUD Sajuta Duaratus๐๐๐ :
Direktorat Jendera ada Surat Edaran Baru:
Kualifikasi Pendidik & Tenaga Pendidikan
Permendikbud 160 th 2014 (Pelajari)
Catatan Materi Dr. Rudianto M.Pd
Friday, April 12, 2019
Tips Skripsi, Tesis, Disertasi Beres dan Bimbingan Cepat
Bagi kita para mahasiswa, entah itu mahasiswa Diploma, S1, S2 atau S3, menyelesaikan studi merupakan bagian yang paling penting dan mendebarkan. Betapa tidak, kuliah yang ditempuh mendapatkan legitimasinya dengan menyelesaikan studi. Percuma studi bertahun-tahun dan bangga sebagai "mahasiswa abadi". Sebab kuliah, disamping untuk mencari dan mendapatkan ilmu, kuliah juga untuk mendapatkan gelar akademik formal dari Perguruan Tinggi tempat kita menimba ilmu.
1. Skripsi, Tesis, Disertasi yang Baik itu yang Selesai.
Sangat baik jika kita dapat menghasilkan karya tulis berupa skripsi, tesis dan disertasi yang ideal dan bagus. Apalagi temanya yang menarik, berguna dan dibutuhkan pemerintah, dunia usaha, dunia industri atau elemen masyarakat uang lainnya. Tapi catatannya "Karya Tulis yang Baik itu yang Selesai...!!!". Mau sehebatapapun kalau tak selesai, tentu saja belum cukup,iya nggak ?
Dalam bahasa Sunda "Nu penting anggeus lain enggeus" (yang pentingberes bukan sekedar udah kuliah).
2. Gelar itu Penting, Jangan Berpikir Gelar Tak perlu
Banyak yang asal ngomong, untuk apa kuliah, Presiden udah ada,gubernur udah ada, Bupati Banyak. Pemikiran seperti ini sepertinya benar,namun tidak tepat,kalo mereka nggak ada siapa yangmenggantikannya,bisa jadi kita.
3. Siapapun pembimbingnya, Semangatlah
Banyak diantara kita yangpulah pilih pembimbing, ingin si anu atau yang ini atau yangitu. Hemat saya, siap sajalah, siapapunpembimbimngnya akan sangatberarti bagi kita. Ikuti saja Prosedur Bimbingan dan Pola yang diinginkan pembimbing,sami'na waathona. Ingat, Pasal 1: pembimbing selalu benar, jika pembimbing salah, ingatpasal 1.
4. Apapun yang Terjadi, Tetap Semangat, jangan takut pada pembimbing siapapun, sama-sama manusia, sama-sams makan nasi. Jangan takut Menghadapi "pembimbing killer". Biasanya yang killeritu yangpaling senior, atau punya jabatan, atau memangyang punya perguruan Tinggi tersebut,wajar dong. Tapi jangan takut, biasanya kalau dibimbingoleh pembimbingberpengaruh, pas seminarataub sidang, maka kitatak akan terlalu dihabisi, sebab Dosenpenguji akansegansama pembimbing kita. jadi enjoy sajalah....
5. Bimbingan itu harus ngeyel. Ada dosen pembimbing yang bageur. Saking bageurnya memeriksa rulisan kita alakadarnya. Maen acc saja. Sehingga banyak kesalahan yang tidak diperbaiki. Banyak pembimbingyang so jaim, sudah janjian belum, kalo belum besok datang lagi, atau janjian dulu. Klo memangmau atau sibuk ya, janjian aja saat itu, benarnggak, jangan mahasiswa diombang ambingtak tentu, lalu dimarah-marahi. Mahaiswa itu butyuh apresiasi, bukan dimarah-marahi, ya nggak...?
6. Tetap Berproses dan berdo'a, Pasrahkan hasil pada Tuhan. Insya Allah Anda selesai juga....
Salam Sukses dan Kelar Bimbingannya...!
Alimudin Garbiz
1. Skripsi, Tesis, Disertasi yang Baik itu yang Selesai.
Sangat baik jika kita dapat menghasilkan karya tulis berupa skripsi, tesis dan disertasi yang ideal dan bagus. Apalagi temanya yang menarik, berguna dan dibutuhkan pemerintah, dunia usaha, dunia industri atau elemen masyarakat uang lainnya. Tapi catatannya "Karya Tulis yang Baik itu yang Selesai...!!!". Mau sehebatapapun kalau tak selesai, tentu saja belum cukup,iya nggak ?
Dalam bahasa Sunda "Nu penting anggeus lain enggeus" (yang pentingberes bukan sekedar udah kuliah).
2. Gelar itu Penting, Jangan Berpikir Gelar Tak perlu
Banyak yang asal ngomong, untuk apa kuliah, Presiden udah ada,gubernur udah ada, Bupati Banyak. Pemikiran seperti ini sepertinya benar,namun tidak tepat,kalo mereka nggak ada siapa yangmenggantikannya,bisa jadi kita.
3. Siapapun pembimbingnya, Semangatlah
Banyak diantara kita yangpulah pilih pembimbing, ingin si anu atau yang ini atau yangitu. Hemat saya, siap sajalah, siapapunpembimbimngnya akan sangatberarti bagi kita. Ikuti saja Prosedur Bimbingan dan Pola yang diinginkan pembimbing,sami'na waathona. Ingat, Pasal 1: pembimbing selalu benar, jika pembimbing salah, ingatpasal 1.
4. Apapun yang Terjadi, Tetap Semangat, jangan takut pada pembimbing siapapun, sama-sama manusia, sama-sams makan nasi. Jangan takut Menghadapi "pembimbing killer". Biasanya yang killeritu yangpaling senior, atau punya jabatan, atau memangyang punya perguruan Tinggi tersebut,wajar dong. Tapi jangan takut, biasanya kalau dibimbingoleh pembimbingberpengaruh, pas seminarataub sidang, maka kitatak akan terlalu dihabisi, sebab Dosenpenguji akansegansama pembimbing kita. jadi enjoy sajalah....
5. Bimbingan itu harus ngeyel. Ada dosen pembimbing yang bageur. Saking bageurnya memeriksa rulisan kita alakadarnya. Maen acc saja. Sehingga banyak kesalahan yang tidak diperbaiki. Banyak pembimbingyang so jaim, sudah janjian belum, kalo belum besok datang lagi, atau janjian dulu. Klo memangmau atau sibuk ya, janjian aja saat itu, benarnggak, jangan mahasiswa diombang ambingtak tentu, lalu dimarah-marahi. Mahaiswa itu butyuh apresiasi, bukan dimarah-marahi, ya nggak...?
6. Tetap Berproses dan berdo'a, Pasrahkan hasil pada Tuhan. Insya Allah Anda selesai juga....
Salam Sukses dan Kelar Bimbingannya...!
Alimudin Garbiz
Sunday, March 24, 2019
Tips Belajar Efektif dan Sukses
Tips ini sebenarnya untuk diri sendiri, akan tetapi tak ada
salahnya kita berbagi, berbekal pengalaman penulis yang merasakan bagaimana
lamanya studi dan tak kelar-kelar karena belum tahu dan tak mempergunakan tips
di bawah ini. Jika sudah melakukannya, mungkin ceritanya akan lain. Berbekal
pengalaman studi di berbagai perguruan tinggi yang berbeda, ternyata ada tips
jitu yang bisa kita lakukan agar studi cepat selesai dan mendapat gelar secara cepat
tapi legal lho....:
1. Tetapkan Tujuan Studi Kita.
Jika studi kita memang untuk mendapatkan prestasi yang baik,
maka tetapkan agarstudi kita lulus dengan baik. Misalnya, targetkan bahwa kita
akan lulus dengan cum laude. Jika itu targetnya maka kita tentu
harus rajin kuliah dan mengerjakan berbagai tugas dengan baik dan tepat.
Pikirkanlah, apa manfaatnya kita studi atau kuliah tersebut. Meminjam istilah
Quantum Learning, pikirkan Apa Manpaatnya Bagiku (AMBAK). Apa manfaatnya
saya kuliah selesai dengan cepat, Jika kita sungguh-sungguh merenungkan apa
manfaat kuliah ini bagiku, misalnya lulus dengan cepat, lulus dengan IPK
terbaik, menyenangkan orang tua, supaya cepat dapat kerja, supaya cepat mencari
uang, atau supaya cepat nikah he...he... (ma’lum calon mertua ingin mantu punya
gelar tinggi). Maka dengan memikirkan masak-masak dan sungguh-sungguh,kita akan
terdorong agar kuliah cepat selesai.
2. Jangan Pake SKS (Sistem Kebut Semalam)
Belajarlah dari awal dengan kesungguhan hati, mau lah
belajar apa saja, sehingga kita betah berlama-lama belajar, Jika tanpa tujuan,
maka pantat dan punggung kita akan terasa panas di dalam ruangan kelas kuliah.
Udara ber AC pun terasa gerah. Jika kita ikhlas belajardari awal dengan
kesungguhan hati, mak a semua hal yang diajarkan dosen akan terasa bermakna,
semua buku yang dibaca akan terasa membawa dampak dan memberikan ilmu luar
biasa. Belajar jangan menunggu sampai deadline mendekati Ujian Tengah Semester
atau Ujian Akhir Semester. Hingga belajar pake Sistem Kebut Semalam, alhasil
badan akan terasa cape, malah pas waktu ujian ngantuk tak tertahankan,
So,nikmatilah pembelajaran dan teruslah mengulang-ngulang tanpa perlu menunggu
waktu ujian.
3. Rencanakan Semua untuk Belajar Sungguh-Sungguh
Buat Jadwal, jangan berpikir bisa mengerjakan apapun. Hal
tersebut dibuktikan dengan rajinnya kita mencari dan mendapatkan jadwal kuliah,
jadwal ujian, dan agenda waktu pembayaran, waktu untuk pengisian Formulis
Rencana Studi, Ingat-ingatlah kapan waktu perwalian dna lain sebagainya. Apalagi
sebenarnya sekarang mudah didapatkan dari Website Sekolah atau Perguruan Tinggi
tempat kita belajar. Manfaatkan semua informasi dari Group di Facebook, WA
Instagram danlainsebagainya untuk mengumpulkansemua informasi tersebut secara
komprehensif. Masuklah ke Grup teman-teman sesama satau kelas dan satu sekolah
untuk mendapatkaninformasi update dan saling mendorong dan memotivasi. Bantu
teman kita jika memerlukan bantuan kita. Kerjasama dnegan sesama teman, Jangan
segan meminta bantuan teman-teman untuk tugas dan bekerja kelompok untuk
berbagai persoalan yang bisa diselesaikan bersama.
4. Jangan menunda Tugas dengan alasan apapun
Jangan menunggu mood baik datang, mood akan datang
dengan sendirinya ketika kita sudah memulai mengerjakan tugas. Karena memulai
itu sudah setengah dari menyelesaikan pekerjaan. Ketika mendapat tugas
dari Dosen, segera kerjakan saat itu juga atau hari itu juga sepulang sekolah
atau kuliah. Diskusikandengan teman apa yang harus dilakukan. Jangan menunggu
sampai kita terseok-seok membuatnya, karena dikejar deadline waktu yang mendesak.
Jangan mencoba curang,penulis pernah mengalaminya,karya teman dikirimkan lagi
kepada dosen yangbersangkutan dengan hanya mengganti covernya saja. Hasilnya
penulis tidak lulus dan harus mengulang berkali-kali Mata Kuliah tersebut.
Pengalaman seperti ini jangan sampai terjadi kepada Anda yaa, sangat
menyedihkan. Namun jadi pelajaran untuk tidak melakukannya lagi hii...hi....
6. Lengkapi Catatan Pelajaran atau Kuliah Kita
Kumpulkan semua Informasi Baru tentang materi yang sedang
kita pelajari. Sekarang zaman canggih, namun dengan kecanggihannya ada kalanya
kita malas. Di Kelas hanya juprat-jepret pake kamera, padahal di rumah tak
pernah ada wkatu untuk membukanya lagi. Atau pake rekaman yang malas untuk
mendengarkannya lagi. Disamping pake HP,kita juga bisa secara manusal membuat
peta pikiran atau peta konsep kuliah kita langsung curat-coret dengan tengan, meski
tulisannya acak-acakan,tapi kita bisa menangkapnya karena hasil tulisan
sendiri, masa tulisansendiri nggak kebaca ya....
7. Singkirkanlah Semua Gangguan Apapun.
Saat ini menang kita semua berada pada era generasi
merunduk, dimana kita selalu kecanduan memegang HP dan Smartphone. Sehingga
jika ketinggalan atau kehilangannya, seolah satu nyawa hilang dari diri kita. Bahkanketika
kita ngobrol dengan saudara atau teman,tak sadar, kita masih saja sibuk sambil
memijit-mijit gadget dan berkomunikais dengan orang yang jauh dimana. Tak sadar
kita mengabaikan orang yang dekat dengan kita. Ketika mengerjakan tugas, maka
fokuslah, singkirkan semua potensi yang akan mengganggu fokus kita dalam
mengerjakan tugas. Gangguan apapun dari HP, aplikasi, notifikasi email, WA,
Instagram, Facebook, Twitter dan lain-lain segara singkirkan. Kita hanya
mmebuka berbagai aplikasi tadi hanya di waktu yang sudah ditetapkan, misalnya
hanya pagi dansore hari, atau malam menjaleng tidur. Di luar itu abaikan saja, ponsel,
buka tabdi satu browser saja. Jika tak
benar-benarcmendesak, jangan multi tasking, karena itu akan menyebabkan pekerjaan
dan waktu kita tak efektif dan efisien. Kerjakan dalam waktu singkat, misalnya
dalam 45menit waktu pertama, karena setelah itu bisasnya memudar fokusnya. Tapi
itu fleksibel, tergantung kekuatan fokus kita masing-masing,.sebabada yang bisa
fokus terus, walau berlama-lama mengerjakan pekerjaan.
8. Ciptakan Suasana Belajar Kondusif
Keadaan meja yang rapih akan membuat kita sangat adem dalam
bekerja. Siapkan alat tulis dan kebutuhan dalam mengerjakan tugas dan pekerjaan
dengan lengkap, buat kalimat-kalimat motivasi di dinding, yang akanselalu
memotivasi dan membuat gairah bekerja kita terus bergelora. Pecah tugas kita ke
dalam bagian yang lebih spesifik. Jika merasa lemas dan letih karena kurang
tidur, tidurlah beristirahatlah, setelah itu mandi dan mulai mengerjakan lagi.
Terkadang, pekerjaan tak cukup diselesaikan hanya dalam satu waktu, biarlah
pekerjaan yang panjang dan banyak kita cicil sedikit demi sedikit, sampai
selesai pada akhirnya, Insya Allah. Anda adalah orang hebat.....!
Salam Sukses, Hebat dan Bahagia
Alimudin Garbiz
Salam Sukses, Hebat dan Bahagia
Alimudin Garbiz
Tips Mengelola Stres dan Depresi
Hidup adalah rangkaian masalah dan menjalaninya, bisa jadi, semakin banyak masalah, semakin hebat diri kita. Namun, tak
selamanya berbagai persoalan dalam hidup ini bisa tertanggulangi dengan mulus.
Terkadang kita merasakan kesempitan dalam hidup yang sangat luar biasa. Entah
karena kebutuhan hidup yang banyak dan tidak terpenuhi, sedangkan penghasilan
kita paspasan, atau bahkan tekor dan tak punya pekerjaan. Ataupun karena
berbagai masalah yang begitu banyak mendera.
Stres karena banyak utang dan ditagih oleh debt collector
yang tak berperikemanusiaan (memangnya ada yang nagih lemah lembut he..he...).
Ketika diatas, manusia kadang merasa percaya tinggi sangat tinggi, hingga tak
sadar meremehkan orang lain yang sedang kesulitan. Namun ketika dibawah, kita merasakan
sebagai orang yang paling susah sedunia. Dalam kondisi demikian, emosi kita
terkoyak, tak stabil,hingga banyak yang berujung pada usaha-usaha yang tak
benar, bahkan tega menyakiti diri dan sampai ada yang defresi dan bunuh diri, naudzubillah.
Janganlah, sepahit apapun hidup ini, masih ada Allah yang bersama kita, bahkan
dalam kondisi tersulit sekalipun, percayalah, Tuhan pasti bersama kita.
Ada baiknya, dalam kondisi tersebut kita melakukan hal-hal
yang masih bisa dilakukan :
1. Dekatkan diri kepada Allah SWT, ingatlah, tak
sebiji atompun yang tak diketahui oleh Sang Pencipta. Termasuk berbagai
persoalan yang menimpa kita. Ingatlah, Tuhan masih bersama kita dimanapun kita
berada. Yakinlah, semua masalah pasti ada solusinya.
2. Hindari minuman Keras atau beralkohol dan
mabuk-mabukan.
Karena melakukan hal tersebut tak otomatis menghilangkan masalah,
malah menjadi masalah baru untuk kita. Mending kalau masih terkontrol, kalau
tidak, kita akan terjerumus ke dalam jurang masalah yang lebih dalam dan kompleks
lagi. Lakukan kegiatan Fisik, berolahraga apa saja, dari mulai yang
ringan, sampai yang membutuhkan enegri yang banyak. Seperti joging atau lari-lari
kecil di sekitar rumah, atau di lapangan yang ada di sekitar tempat tinggal
kita. Lakukan olrahraga yang yang menjadi hobi kita, misalnya jika hobi
sepakbola atau futsal lakukanlah, Tenis meja atau badminton. Pelajari dan
lakukan olahraga beladiri seperti silat, maenpo, karate, takwondo, jujitsu, tinju
dna banyak beladiri lainnya.
3. Fokus pada hal-hal positif, jangan terpengaruh
dengan lingklungan negatif yang datang pada kita, ubah-kata-kata negatif
menjadi fositif sekemampuan kita. Jangan biarkan kita mengeluarkan kata-kata
kotor kepada keluarga, saudara, sahabat atau siapapun yang berhubungan dengan
kita. Keluarkan kata-kata positif. Karena sebenarnya, tak ada yang bisa
menyakiti hati kita, selain karena kita mengijinkannya. Jika kita tak
mengijinkan, kata-kata negatif dari orang lain, kita buang saja ke laut, nggak
usah diambil hati, anggap saja hati kita seluas Samudera, maka apapun hal
negatif yang masuk pada hati kita, ibarat batu-batu yang masuk dan ditelan lautan
begitu saja, tanpa punya pengaruh apapun pada kebesaran Samudara yang luas.
4. Jika Lemas dan Pusing, coba tidurkan dulu. Memang
tidak menyelesaikan masalah secara langsung. Namun, setidaknya dengan tidur
yang cukup kita menjadi tenang kembali. Setidaknya tubuh dan pikiran kita
istirahat dari mumetnya persoalan yang banyak. Bangun tidur, mandilah, rasakan
dinginnya air menyerap ke dalam tubuh, siapa tahu ada inspirasi dan ilham yang
masuk ke dalam hati untuk dapat menyelesaikan persoalan tersebut.
5. Tuliskan Masalah dan Solusi. Supaya lebih spesifik
dan teridentifikasi, coba tuliskan berbagai persoalan tersebut. Pikirkan apa
masalah sebenarnya. Lalu poin-point apa saja yang menjadi beban kita. Tuliskan
berbagai solusi yag bisa dilakukan satu-satu. Jangan-jangan,diantara banyak
pointer solusi yang kita tuliskan, ada satu dua solusi jitu yang bisa
membereskanp ersoalan kita secara komprehensif. Setidaknya, dengan
menuliskannya, masalah tak terpendam begitu saja di dalam hati kita.
6. Kendalikan Diri dan Tidak Reaktif.
Jangan memberikan pembenaran, bahwa kita memang orang yang
emosional. Sebab diri kita adalah apa yang kita pikirkan. Jika kita berpikir
bahwa kita adalah orang yang emosional, maka itu benar. Tetapi sebaliknya, jika
kita berpikir bahwa kita adalah orang yang punya emosi stabil dan terkendali.
Maka kita akan mejadi raja dari pikiran kita sendiri. Kita akan mampu
mengendalikan hati dan pikiran kita, kita tak bergantung pada apa yang terjadi.
Namun, kita siap memberikan respon yang positif atas berbagai masalah apapun
yang menimpa kita. Dengan merespon positif, hakikatnya kita sedang
menyelesaikan masalah kita sendiri. Jangan marah-marah, sebab kemarahan hanya
akan menaikkan tensi darah kita, hanya membenarkan bahwa diri kita adalah orang
yang lemah, emosional dan tidak stabil. Jangan menggerutu, ketahuilah, tak ada
yang senang dengan gerutuan Anda, semakin sering kita menggerutu, semakin tidak
simpatik orang kepada diri kita.
7. Kelola Waktu Kita,
Terkadang, masalah sebenarnya kita tak bisa menyelesaikan
tugas, bukan apa-apa, akan tetapi kitalah yang sebenarnya tidak bisa memanage
waktu. Terbiasa menyelesaikan pekerjaan di akhir masa deadline. Dan itu
mengakibatkan tugas kita menumpuk tak terselesaikan.
8. Butuh Ketegasan, ketika memang kita sedang banyak
pekerjaan, tak perlu sok baik dengan mengambil semua pekerjaan orang lain,
apalagi yang bisa di delegasikan. Berikan kepada orang yang tepat. Meski hati
kita tak enak. Lebih baik daripada sampai akhir waktu, kita tak bisa
menyelesaikannya. Katakan “Tidak” dengan santun untuk apa yang memang tak bisa
kita lakukan.
9. Beristirahatlah, sambil merenung dan memikirkan
apa yang terjadi, mencari solusi sambil tetap tersenyum.
10. Berdo’alah, kepada Allah SWT. Sebab Tuhan akan
menjawab setiap do’a-do’a kita, yakinlah bahwa Tuhan lebih dekat dengan diri
kita, bahkan lebih dekat dari urat leher kita. Berdialoglah dengan-Nya, mengadu
kepadanya, kalau perlu menangislah dihadapannya, dalam rukuk dan sujud yang
kita lakukan. Sabar dan shalat menjadi tempat dan waktu yang baik
mengadu kita kepada Sang Rabbi. Insya Allah semua persoalan kita ada jalan
keluarnya. Yakinlah dengan seyakin-yakinnya, Insya Allah, ada saatnya kita tersenyum
dan berterimakasih kepada Rabb Semesta Alam dengan segala Karunia yang tiada
batasnya, aamiin.....!
Kata Bang Haji Rhoma Irama, Stress, obatnya Iman dan Taqwa...stress....., Semoga Kita diberi kekuatan dan kemampuan bisa melalui semua masalah kehidupan dengan
baik.
Salam Sukses dan Bahagia...!
Alimudin Garbiz
Friday, March 22, 2019
Tips Bahagia Menjalani Hidup
Alhamdulillah, Allah telah menganugerahkan kepada kita
kehidupan yang luar biasa ini. Kita diberi kesempatan lahir dan dapat menjalani
hidup sampai umur kita yang sekarang. Bersyukurlah ketika mata kita masih dapat melihat indahnya
dunia. Melihat orangtua yang melahirkan kita (jika masih ada). Bercengkrama dan
melihat keluarga dan sanak saudara yang kita sayangi .
Melihat bayi mungil yang lucu. Melihat terbit dan terbenarnya sinar mentari yang konsisten
tiap hari sesuai waktu yang ditetapkan Tuhan. Bersyukur karena telinga kita
masih dapat mendengar panggilan Ilahi melalui suara merdunya adzan,
Masih mendengar indahnya berbagai musik yang mendayu-dayu
dan menggetarkan hati. Indahnya membaca puisi dan dan bisa melihat tulisan ini
dengan jelas. Bersyukur karena kita masih bisa merasakan keagungan Tuhan
melalui karya-karya Ciptaan-Nya. Bumi Matahari, Bintang-bintang, Awan, hujan,
planet-planet dan Galaksi di jagat raya yang tak diketahui batasnya oleh kita.
Sungguh sebuah karya Tuhan yang menyilaukan dan di luar nalar kita untuk
mencernanya. Subhaana maa kholaqta hadzaa baatila, Maha Suci Tuhan dengan
segala Penciptaan-Nya yang agung dan tak sia-sia. Bersyukur karena Tuhan
menciptakan bakteri di perut kita. Yang berfungsi untuk mencerna makanan di tubuh
kita. Sehingga makanan tersebut berubah, mengalir melalui darah yang dialirkan
melalui saluran yang sedemikian rupa, sehingga berubah menjadi energi yang
mampu membuat kita berpikir,bergerak dan seluruh Panca Indra kita menjalankan
fungsinya dengan baik. Bersyukurlah, karena kita masih dapat membaca tulisan
ini dengan baik.
2. Ikhlas Apapun yang Terjadi
Jalani apapun pekerjaan kita dengan ikhlas. Apapun profesi
kita, baik karyawan, pedagang, petani, akademisi, pengusaha, kuli bangunan, kuli
panggul, supir, ojek online, ojek pangkalan, driver Gojek, driver Grab,
bahkan jika terpaksa menjadi pengamen dan pengemis. Dari mulai Pejabat, Presiden,
Menteri, konglomerat, rakyat biasa dan yang masih pengangguran sedang mencari
pekerjaan. Semuanya dijalani dengan sepenuh hati, kesungguhan dan keikhlasan. Kita
sibuk karena pekerjaan belum beres, target belum terpenuhi dan dikejar deadline,
teruslah kerjakan sesuai kemampuan dengan antusias dan sepenuh hati. Seperti
memindahkan tumpukan batu, ambil batunya satu-satu, lama-lama akan habis juga
dan berpindah, seperti itulah pekerjaan kita, pada akhirnya akan selesai jika
dikerjakan dengan ketekunan. Ketakutan kita yang besar, menyebabkan masalah
jadi kelihatan terlalu besar. Padahal, tak ada masalah yang lebih besar
dari respon yang salah diri kita menghadapinya. Ketika respon kita positif,
maka masalah akan berubah menjadi hal positif dan ada hikmahnya. Tanpa
keikhlasan, hidup kita akan ruwet. Jalani hidup ini tanpa harus banyak berkeluh
kesah. Jalani tanpa harus marah-marah, jalani tanpa harus caci maki dan menyalahkan
orang lain. Life is Adventure, hidup adalah petualangan yang menantang. Ambil
tanggung jawab, dan mulailah melakukan sesuatu untuk mendapatkan solusi.
Punyailah keyakinan segala sesuatu masalah dalam hidup ini pasti ada solusinya.
Allah berjanji,. Bahkan dua kali dalam surat Al-Insirah, Inna ma’al usri
yusron, sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan. Segala kesulitan
pasti ada jalan keluarnya, tinggal belajar dan belajar, karena kalau sudah tahu
kuncinya, ternyata apapun menjadi mudah dilakukan.
3. Jangan Ingat-ingat Kesalahan Orang Lain Pada Kita
Jika ada orang lain yang membenci kita, atau melakukan
kesalahan kepada kita, maka maafkanlah. Karena memaafkan adalah kunci kita
berdamai dengan diri sendiri. Memaafkan adalah kunci hati kita bersih dan jauh
dari berbagai penyakit. Karena sumber penyakit pada umumnya cuma dua. Satu
berasal dari makanan yang kita makan dan masuk ke perut kita. Kedua dari hati
yang tidak ikhlas. Hati yang pendendam dan berpenyakit bisa sampai dan
berpengaruh pada tubuh kita. Jika hati dan jiwa kita sehat, maka tubuh kita pun
akan sehat. Ada orang yang pendendam dan tidak akan memaafkan kesalahan orang
lain seumur hidupnya,padahal dengan begitu hakekatnya sedang menyakiti diri
sendiri seumur hidupnya.
Bayangkan hati kita mempunyai hati yang seluas samudera. Sehingga
masalah apapun tak akan membebani kita. Kita sudah berdamai dengan orang lain,
apapun masalahnya. Apalagi dengan diri sendiri,kita juga sudah damai, tak ada
persoalan yang rumit yang harus menjadi pemikiran kita terlalu mendalam.
4. Jangan Ingat-ingat Kebaikan Kita Pada Orang Lain
Terkadang, kita memberikan hal kecil kepada orang lain kita
ingat-ingat, sehingga kita berharap orang tersebut akan balik membalas budi
kita. Padahal orangtersebut tak ingat kebaikan kita. Akhirnya akan kecewa dan
berharap terus kepada manusia. Jika kita melakukan kebaikan kepada orang lain,
berharaplah hanya kepada Allah SWT. Sebab Allah tak aken melupakan
kebaikan-kebaikan kita,walau kebaikan kita hanya sekecil atom sekalipun, Allah
akan membalasnya dengankebaikan dan pahala yang berlipat ganda. Siapa sangka,
kita menyingkirkan duri di jalan saja, atau menyebrangkan anak sekolah di jalan,
itu bisa membuat kita masuk Syurga. Allah menyiapkan Syurga dimana saja, asal
dengan keridhaan-Nya ditambah dengan kualitas hebat kebikan kita,walau
dipandang kecil dihadapan manusia. Mungkin dalam pandangan Allah, itulah
yangmenyebabkan kita masyuk Syurga, Aamiin...mudah-mudahan kita mendapatkan
Syurga terbaik-Nya.......
6. Berdo’alah, Allah Maha Besar
Jika masalah yang menimpa kita terlalu besar untuk dapat
kita selesaikan, bersabarlah, shalatlah, bersujudlah dihadapan-Nya. Sesungguhnya Allah bersama kita. Berdo’alah
kepada-Nya. Sebab Allah akan menjawab semua do’a kita dengan solusi yang
terbaik, sesuai waktu dan solusi yang tepat menurut-Nya, bukan menurut kita.
Jika memang kita berada dalam kondisi sulit dan tidak bisa melakukan apapun,
diamlah, lalu sungguh-sungguh berdo’a kepada-Nya. Insya Allah, percayalah...
Allah maha Besar, bahkan dari seluruh masalah dan apapun yang diciptakan-Nya. Allahu
Akbar.....!
Saya do’akan Anda semua dapat keluar dan mendapatkan solusi
dari berbagai masalah yang dihadapi. Lalu menjadi Hebat dan Pemenang Kehidupan.
Salam Sukses dan Bahagia, Semoga....!
Alimudin Garbiz
Subscribe to:
Posts (Atom)
Contoh SPPD Visitasi Akreditasi ke PKBM
Berikut ini adalah Contoh SPPD Visitasi Akreditasi ke PKBM SPPD Visitasi Kesetaraan tahap 4 Alimudin
-
Setiap semester Bapak/Ibu Ibu yang mempunyai lembaga PAUD baik itu Taman Kanak-Kanak / TK ataupun Kober diharuskan untuk membuat Proposal...
-
Berikut ini adalah Contoh SPPD Visitasi Akreditasi ke PKBM SPPD Visitasi Kesetaraan tahap 4 Alimudin
-
๐ Surat Tugas Visitasi Akreditasi Program Pendidikan Kesetaraan Tahap 2 Tahun 2025 Nomor: 0661/BAN-PDM-JABAR/TU/2025 Tanggal: 30 Oktober...




